Tampilkan postingan dengan label ekspor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekspor. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2021

 

“MENGEVALUASI POTENSI DAN PELUANG EKSPOR”

1.      Keunggulan Kompetitif dari Produk yang Meliputi Harga, Kualitas, Kemasan, dan Biaya Produksi.

      Keunggulan kompetitif merupakan suatu kondisi yang menggambarkan dimana keadaan suatu perusahaan lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya. Keunggulan kompetitif akan bergantung pada kecepatan pesaing untuk melampaui perusahaan, sehingga kecepatan tersebut dapat digunakan untuk menentukan berapa lama keunggulan kompetitif akan bertahan. Pengembangan suatu usaha dalam perusahaan tidak akan dapat dipisahkan dari faktor-faktor kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif seperti yang diharapkan. Faktor-faktor kunci utaman yang harus dimiliki dalam industri ada empat, antara lain adalah :

  •  Harga

    Harga jual produk merupakan hal utama yang dapat mempengaruhi tingkat pembelian suatu produk. Harga juga sangat identik dengan kualitas produk yang dihasilkan. Walaupun suatu produk memiliki kualitas yang baik namun apabila harga jual produk tersebut terlalu tinggi perusahaan akan kesulitan dalam melakukan penjualan. Sehingga perusahaan harus mampu menawarkan berbagai macam produk dengan kualitas yang baik dan aman untuk digunakan oleh konsumen dengan harga yang dapat dijangkau oleh konsumen.

  • Produk dan Kualitas Produk

    Kualitas produk merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kesuksesan suatu perusahaan. Sehingga pihak perusahaan harus mampu berkomitmen untuk menggunakan bahan baku yang layak dan aman untuk digunakan dalam pembuatan produk tersebut. Penggunaan bahan baku yang berkualitas akan menambah daya tarik konsumen dan menghindari dampak negatif yang akan diterima oleh konsumen maupun perusahaan. Selain itu apabila suatu perusahaan menggunakan bahan baku yang baik dan aman produk yang dihasilkan juga akan memiliki kualitas yang baik.

  • Kemasan

    Kemasan suatu produk juga menjadi daya tarik bagi konsumen, pada umumnya dalam pembelian sebuah produk konsumen akan melihat apakah kemasan yang digunakan sebuah produk tersebut menarik atau tidak. Bentuk kemasan yang cukup menarik dan unik akan mempengaruhi jumlah peningkatan penjualan dan pendapatan bagi perusahaan. Semakin menarik kemasan produk, semakin meningkat pula keinginan konsumen untuk membeli produk tersebut. Selain itu penggunaan kemasan pada produk juga digunakan untuk menjaga keamanan dan kebersihan suatu produk agar kualitasnya tetap terjaga.

  • Kualitas

    Adanya peningkatan inovasi terhadap produk maka juga akan meningkatkan permintaan akan produk tersebut. Inovasi produk memiliki tujuan untuk menarik keinginan konsumen untuk membeli produk tersebut. Selain itu inovasi produk juga dilakukan untuk menghindari rasa bosan dan kejenuhan konsumen terhadap satu macam produk saja. Jenis produk yang dihasilkan telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

 2.   Ciri-Ciri Pasar Potensial Dengan Pendekatan Permintaan dan Penawaran

a.       Pasar potensional tentunya memiliki beberapa ciri-ciri. Adapun ciri-ciri pasar potensional antara lain:

·         Tidak akan menghabiskan modal

·         Bisa ditingkatkan menjadi skala industri

·         Usaha memiliki nilai jual yang cukup tinggi

·         Usaha tersebut mempunyai waktu bertahan yang cukup lama di pasar

·         Tidak bersifat musiman

  • Pendekatan Permintaan

            Pendekatan permintaan merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengetahui bagaimana kondisi dan potensi yang dimiliki oleh pasar. Seperti halnya permintaan konsumen terhadap suatu barang dan jasa tidak akan ada habisnya, sehingga sebagai seorang pebisnis harus mampu melihat kebutuhan yang sedang dibutuhkan oleh konsumen. Permintaan konsumen dapat dilihat dari kebutuhan, jumlah konsumen, dan target pasar yang akan dibidik. Contohnya masyarakat yang tinggal didaerah pedesaan banyak yang pergi menuju kota untuk membeli barang-barang ataupun kebutuhan yang tidak tersedia didesa tersebut. Dengan adanya pendekatan dan penelitian, seorang bebisnis akan mengetahui adanya peluang usaha yang harus didirikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

  • .       Pendekatan Penawaran

            Pendekatan penawaran ini berawal dari kemampuan yang dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam memproduksi suatu barang, memberikan pelayanan baik dari jasa maupun produk yang dihasilkan dan aktivitas lainnya. Pendekatan penawaran ini bisa dilakukan dengan mencari pasar yang membutuhkannya dan juga harus memahami keinginan konsumen maupun trend yang sedang berlaku dikalangan masyarakat pada saat itu. Pada pendekatan penawaran ini seorang wirausaha harus mengetahui siapa target pasar kita, kualitas dan kelebihan produk yang kita miliki dibandingkan dengan produk lain atau produk pesaing. Dengan begitu kita akan mengetahui tingkat persaingan usaha yang sedang dijalankan.

 

3.      Bagaimana Ciri dan Teknis Menentukan Ceruk Pasar

      Ceruk pasar (Niche Market) merupakan suatu pasar dengan segmen kecil yang jumlah pesaingnya tidak terlalu banyak atau kecil dibandingkan dengan pasar secara keseluruhan. Ceruk pasar terdiri dari sekelompok konsumen yang berada dalam suatu pasar luas dan memiliki kesamaan demografis, perilaku membeli dan gaya hidup.

a.       Ciri-ciri ceruk pasar antara lain :

·         Perusahaan melayani kebutuhan konsumen secara spesifik

·         Berspesialis secara geografis

·         Mengandalkan pemasaran terdiferensiasi untuk mendapatkan keuntungan

·         Mampu melakukan pengembangan produk yang unik sehingga dapat menyelesaikan masalah sekelompok konsumen.

·         Memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dari pesaing besar

·         Skala ekonomi rendah karena ukuran pasar yang relatif kecil.

b.      Teknis dalam menentukan ceruk pasar antara lain :

·         Mengidentifikasi ketertarikan konsumen

Ketertarikan konsumen merupakan hal utama yang harus diperhatikan, sehingga sebelum membuat suatu produk kita harus menganalisis produk yang akan dipilih dengan melihat terlebih dahulu apakah produk yang akan dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan konsumen.

·         Menawarkan produk atau layanan yang unik

Apabila kita ingin menjual atau menawarkan suatu produk kepada konsumen, sebaiknya kita melihat terlebih dahulu bagaimana kondisi pesaing yang ada diluar. Apabila pesaing tersebut kuat sebaiknya kita memilih produk tanpa pesaing yang banyak sehingga hal tersebut akan memudahkan kita untuk menawarkan produk tersebut. Dan apabila kita mampu menghasilkan ide bisnis yang unik dan menarik akan mempermudah kita untuk menambah daya tarik produk sehingga keinginan konsumen untuk membeli semakin meningkat.

·         Melakukan riset pada pesaing

Dalam hal ini tentunya kita harus melakukan analisis secara menyeluruh terhadap para pesaing yang ada diluar dengan melihat apakah produk yang akan kita jual masih memiliki peluang dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

·         Pastikan ceruk pasar yang dipilih dapat memberi profit yang besar.

Apabila kita ingin memulai suatu bisnis atau usaha, kita harus mengetahui profit apa yang akan didapatkan agar usaha yang kita jalankan mampu bertahan dan berjalan dengan baik.

·         Lakukan uji coba pada ide yang sudah dibuat.

setelah beberapa teknik telah ditentukan, selanjutnya kita akan melakukan uji coba pada produk yang dipilih dengan memasarkannya. Apabila uji coba tersebut tidak sesuai dengan harapan, maka kita harus memasarkannya dengan cara yang unik agar konsumen tertarik untuk membeli produk.

4.      Ciri-ciri Produk Yang Marketable Untuk Ekspor

a.       Ciri-ciri produk yang marketable untuk ekspor antara lain :

·         Memiliki keunggulan produk

Memiliki keunggulan produk atau memberikan pelayanan yang terbaik dalam menawarkan maupun memproduksi suatu produk kepada konsumen, dapat meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk yang kita jual.

·         Produk yang unik

Produk yang unik dan berbeda akan memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen, sehingga apabila produk yang kita jual memiliki ciri khas konsumen akan memilih produk kita dibandingkan produk yang lain. Oleh karena itu inovasi produk sangat penting karena dengan kita menciptakan produk baru yang belum ada dipasaran maka produk kita akan memiliki nilai lebih.

·         Produk yang limited

Produk yang terbatas atau dikenal dengan limited memiliki daya tarik yang lebih besar bagi konsumen, apalagi jika dinegara pengimpor barang tersebut masih langka. Sehingga konsumen akan berlomba-lomba untuk memiliki produk tersebut maka produk tersebut memiliki potensi untuk diekspor.

·         Produk yang berkualitas dan awet

Konsumen akan cenderung memperhatikan kualitas suatu barang, karena pada produk ekspor melalui proses pengiriman yang lebih panjang, konsumen akan mempertimbangkan jika ingin membeli suatu produk yang berkualitas dan awet jika digunakan.

·         Produk yang memiliki banyak permintaan

Produk yang memiliki banyak permintaan atau permintaan pasar tinggi dinegara yang akan diimpor namun sulit tumbuh dinegara tersebut, memiliki peluang yang cukup tinggi untuk melakukan ekspor produk.

·         Memiliki harga saing

Produk yang memiliki harga terjangkau dan sering mendapat bonus cenderung lebih disukai oleh konsumen, sehingga apabila produk yang diekspor dalam jumlah banyak dan ada bonus serta potongan harga akan menjadi kesenangan tersendiri bagi konsumen.

 

Studi Kasus

    Studi kasus yang saya ambil berkaitan dengan ekspor perikanan di Indonesia. Berdasarkan sumber tersebut diketahui bahwa ekspor ikan dan produk perikanan Indonesia lebih terfokus pada negara maju. Hampir separuh (44,6 persen) nilai ekspor tertuju pada negara Jepang, China dan AS. Pangsa negara-negara ASEAN hanya mencapai sekitar seperempat dari total ekspor (26,4 persen). Hasil investigasi dengan indeks Herfindahl menemukan bahwa hanya terdapat 10 negara tujuan ekspor ikan dan produk perikanan Indonesia yang cukup penting. Hal ini berarti bahwa selama ini Indonesia masih belum menggarap pasar ASEAN sebagai tujuan penting ekspor ikan dan produk perikanan. Dalam konteks MEA, kondisi ini tentu tidak terlalu menguntungkan karena semangat MEA justru memberikan peluang kepada Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam perdagangan sektor ini.

Berdasarkan hasil uji regresi luas pasar dan spesifik antar tujuan ekspor  merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap ekspor ikan. Kondisi makroekonomi global yang cenderung fluktuatif tidak banyak mempengaruhi permintaan ekspor ikan dan selera pasar tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga. Apabila pasar telah terbentuk secara cukup tangguh, maka gejolak makro ekonomi relatif tidak terlalu mempengaruhi permintaan. 

Referensi:

Rasyid, Mohtar. 2017. PROSIDING SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU & CALL FOR PAPERS UNISBANK (SENDI_U). Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura.


 

 

 

 

 

 

 

 

  Kelompok 2 Kelas D Membuat Sebuah Sari Rempah- Rempah bernama " Sari Mu" Nama   : Ardan Bagus Jiwantono Nim     : 180321100073...