Tampilkan postingan dengan label promosi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label promosi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Januari 2021

 BAURAN PROMOSI

1.  A. Konsep Inti Promosi

        Promosi adalah salah satu kegiatan pemasaran yang banyak dilakukan oleh perusahaan.  Konsep-konsep  inti yaitu kebutuhan, keinginan, dan permintaan, produk, utilitas, nilai, dan kepuasaan,pertukaran, transaksi, pemasaran, dan pasar. Kebanyakan perusahaan menggunakan jasa promosi penjualan yang dipercaya untuk mengembangkan dan mengelola kegiatan dalam promosi penjualan. Banyak perusahaan iklan besar yang membangun sendiri suatu bagian yang khusus menangani kegiatan promosi penjualan atau memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang ini. Namun setiap perusahaan tentunya memiliki strateginya masing-masing dalam penyampaian informasi tentang produk kepada konsumen. Dalam melakukan promosi kita dapat memilih strategi mana yang akan kita terapkan.

2.       Bentuk- bentuk  promosi (pemeran dagang, in house promotion, periklanan, public relation, familiarization,  digital signage dan tampilan display)

Ø  Pemeran dagang atau expo adalah suatu promosi dengan mengadakan pameran dengan tujuan memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan mereka.

Ø  in house promotion yaitu, promosi yang bersifat ke dalam, yang dalam kegiatan promosinya hanya dipusatkan pada lingkungan tertentu

Ø  Periklanan adalah bentuk promosi non personal yang menggunakan media untuk merangsang pembelian.

Ø  Public relation yaitu suatu jenis promosi dengan membangun relasi baik dengan pihak public agae mendapatkan opini positif dari masyarakat

Ø  Familiarization yaitu promosi melalui perjalanan wisata agar  tertarik kepada produk

Ø  digital signage yaitu promosi melalui papan informasi dengan tujuan  menyampaikan informasi.

Ø Tampilan display yaitu promosi menggunakan sebuah teknologi dengan cara  menampilkan sebuah konten

Ø  Penjualan tatap muka yaitu bentuk promosi antara penjual dan calon pelanggan dengan cara memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan dan sebagai sarana untuk membentuk pemahaman pelanggan akan produk yang kita tawarkan

Ø  Pemasaran langsung yaitu, bentuk promosi secara perorangan secara langsung untuk mmepengaruhi pelanggan

Ø  Publisitas yaitu, suatu bentuk non personal terkait mengenai pelayanan usaha dengan cara mengulas informasi atau berita mengenai produk

3.       Pemilihan media iklan

Perencanaan media merupak an proses pengarahan pesan periklanan kepada khalayak sasaran pada waktu dan tempat yang tepat serta menggunakan saluran yang tepat.

Ada beberapa hal yang perlu dilakuakn, diantaranya:

1.       Memilih khalayak sasaran

2.       Merinci tujuan perusahan

3.       Memilih media dan sarana

4.       Pembelian media

Faktor yang mempengaruhi pemilihan media periklanan

1.       Tujuan periklanan

2.       Sirkulasi media

3.       Kaperluan media

4.       Biaya advertising

5.       Kerja sama dan bantuan yang ditawarkan

6.       Karakteristik media

Jenis media periklanan

1.       Media elektronik (televisi, radio, internet)

2.       Media cetak (surat kabar, tabloid, majalah)

3.       Media luar Gedung ( poster, billboard, sign, dll

4.       Faktor yang mempengaruhi bentuk promosii

1.       Tujuan promosi, jika inginn menjangkau khalayak uas maka iklan pilihan yang tepat

2.       Jenis produk, produk konsumsi lebih membutuhkan iklan dari pada produk industri

3.       Infrastruktur dan sumber daya perusahaan, setiap metode promosi membutuhkan biaya dan upaya yang berbeda. Jika budget untuk iklan banyak maka akan digunakan untuk memilih media iklan yang sesuai dengan tujuan iklan

4.  Siklus hidup produk, selama tahap pendahuluan perusahan mengambil intensif untuk meningkatkan kesadaran produk

5.      Infrastruktur, jika perusahaan tidak menjual melalui perantara maka menggunakan personal selling.

6.       Strategi penetapan harga, produk premium kurang  mengandalkan iklan media massa.

5.       Strategi promosi melihat siklus produk

Strategi perusahaan juga disesuaikan dengan siklus hidup dari suatu produk. Pada setiap  tahapan memerlukan pendekatan promosi yang berbeda.

Ø  Pada tahap pengenalan, pada tahap ini perusahaan lebih berusaha menginformasikan dan mendidik pelanggan potensial.

Ø  Pada tahap pertumbuha, konsumen mulai menyadari tentang produk dan manfaatnya. Pada tahap ini, perusahaan mengambil Langkah dengan cara untuk menstimulasi permintaan dan mengalihkan pelanggan dari pesaing

Ø  Pada tahap matang, persaingan pasar meningkat dan kurva penjualan mulai mendatar. Strategi promosi dengan cara membujuk pelanggan untuk terus membeli, misalnya dengan menonjlkan fitur baru dari produk.

Studi kasus

        Studi kasus yang saya ambil dari artikel dengan judul “Analisis Bauran Promosi (Promotion Mix) Produk Multilinked Syariah Pada Asuransi Panin Dai-Ichi Life Cabang Pekanbaru” yang ditulis oleh Alfiyandi  dan La Ode. Pada studi kasus ini untuk promosi yang dilakukan Asuransi Panin Dai-ichi Life Cabang Pekanbaru ini menggunakan periklanan dinilai kurang baik karena masih kurang terjangkaunya iklan oleh masyarakat luas. Selain itu penempatan iklan yang hanya terbatas pada kantor Panin Dai-ichi Life Cabang Pekanbaru. Kurangnya iklan ini tentu saja mempengaruhi pengetahuan masyarakat akan produk-produk yang ada pada Panin Dai-ichi Life Cabang Pekanbaru. Untuk promosi melalui penjualan perseorangan (personal selling) dinilai baik hal ini dapat dilihat dengan lancarnya komunikasi antara nasabah dengan agen, baiknya kemampuan agen dalam menjelaskan produk yang ada dan meyakinkan nasabah dalam melakukan pembelian produk yang ditawarkan.

Untuk promosi melalui promosi penjualan (sales promotion) dinilai kurang baik hal ini dikarenakan Panin Dai-ichi Life Cabang Pekanbaru masih sangat jarang melakukan promosi penjualan dengan menjadi sponsor pada acara-acara hiburan serta mengadakan pameran di pusat-pusat keramaian, sehingga masyarakat pada umumnya kurang mengetahui akan produkproduk asuransi yang ada pada Panin Daiichi Life Cabang Pekanbaru Untukpromosi melalui hubungan masyarakat (public relations) dinilai cukup baik hal ini dapat dilihat dengan kemampuan dalam penyelesaian masalah dan keluhan dari nasabah, serta menciptakan dan mempertahankan hubungan baik dengan nasabah. Untuk promosi melaui pemasaran langsung (direct marketing) dinilai cukup baik hal ini dapat dilihat dengan cukup mudahnya nasabah dalam memperoleh informasi tentang produk baik melalui telepon ataupun melalui media digital (Ode, La, 2016).

 Referensi:

Putri, Tanama. 2011. Manajemen Pemasaran. Bali : Fakultas Peternakan Universitas Undayana

Ode, La dan Alfiyandi. 2016. Analisis Baauran Promosi ( Promotion Mix) Produk Multilinked Syariah pada Asuransi Panin DAI-ICHI Life Cabang Pekanbaru. Jurnal Valuta. Vol. 2 (1) : 54-65.

https://cerdasco.com/promosi/

 

Kamis, 17 Desember 2020

 

BAURAN PRODUK

 

Arti dan Macam- Macam Produk

Produk adalah hasil dari sebuah proses yang di buat oleh produsen yang di distribusikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam membeli ssuatu produk konsumen akan cenderung memilih berdasarkan selera dan harga. Dalam hal ini  banyak sekali pilihan produk yang menyebar di pasar.

Secara garis besar produk terbagi menajadi dua jenis, yaitu: produk konsumsi dan produk industri

·         Produk konsumsi  adalahh produk yang digunakann oleh konsumen akhir atau rumah tangga dengan maksud untuk dikonsumsi sendiri atau tidak dijual lagi.

Terdiri dari :

a.       Barang kebutuhan sehari-hari, adalah barang yang pada umumnya sering di gunakan dan memerlukan usaha yang sangat kecil. Misalnya barang kelontong, baterai, dan lain-lain

b.      Barang belanja, adalah barang yang dibeli oleh konsumen yang didasarkan pada keseuaian mutu, harga, dan model. Contoh : montor, pakaian dan lain-lain.

c.       Barang khusus, yaitu barang yang memiliki ciri khas keunikan tertentu dalam suatu kelompok. Contoh eiger, rei, identic dengan gunung.

·         Produk industri, barang yang akan di olah Kembali dan menjadi luas dipergunakan dalam pengembangan pemasaran.

a.       Bahan mentah, yaitu barang yang menjadi bahan baku untuk menhasilkan suatu output, contoh: kayu hutan, beras, dan lain-lain

b.      Bahan baku dan suku cadang pabrik, yaitu barang yang digunakan sebagai suku cadang actual bagi produk lainnya, contoh  mesin, peralatan, dan lain-lain

c.       Perbekalan operasional, barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari bagi sektor inustri, contoh alat perkantoran.

Strategi Pemasaran Produk

Pemasaran meruapakan salah satu faktor penting agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Konsep pemasaran dijadikan proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia. Bauran pemasaran dilakukan oleh manager pemasaran berdasarkan pasar sasaran dan penentuan posisi produk di pasar sasaran. Menurut Kotler (2000), bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya dalam pasar sasaran. Bauran produk mencakup berbagai aspek, antara lain:

·         Lebar suatu bauran produk mengacu pada beberapa banyak lini produk yang berbeda dimiliki perusahaan tersebut

·         Panjang suatu bauran produk mengacu pada jumlah seluruh barang dalam bauran tersebut

·         Kedalaman suatu bauran produk mengacu pada berapa banyak jenis yang ditawarkan masingmasing produk dalam lini tersebut.

·         Konsistensi bauran produk mengacu pada seberapa erat hubungan berbagai lini produk dalam penggunaan akhir, ketentuan produksi, saluran distribusi, atau hal-hal lainnya.

Beberpa hal yang bisa di gunakan dalam melakukan strategi pemasaran, antara 

  1.   Ketahui target pasar anda
  2. Menggunakan sosial media
  3.  Melakukan promosi
  4. Memilih tempat yang strategis
  5. Menjalin hubungan baik dengan konsumen
  6. Memberikan pelayanan terbaik
  7. Melakukan kemitraan dengan pihak ketiga influenser, e ecommers  dan pemasok

Alasan pentingnya melakukan sstrategi pemasaran:

  1. Punya target pasar yang jelas
  2. Persuasi target pasar lebih muda
  3. Koordinasi tim lebih luas

Arti dan Jenis Jasa

Menurut convesrse, macam-macam jasa dikelompokan sebagai berikut:

  1.  Personalized service, adalah jasa yang mengutamakan pelayanan orang lain dan perlengkapannya. Contohnya seperti tukang cukur, laundry, salon kecantikan.
  2.  Financial service, pelayanan dalam bidang keuangan seperti perbankan, asuransi, dan Lembaga penanaman modal. Perusahaan public utility mempunyai monopoli secara ilmiah, misalnya pertamina dan perusahaan listrik.
  3. Entertainment, merupakan jasa dalam kelompok usaha-usaha bidang olahraga, bioskop, Gedung-gedung pertunjukan, dan usaha hiburan lainnya
  4. Hotel services, merupakan sarana dalam bidang pariwisata. Contohnya hiburan, travel, tempat rekreasi.

Strategi Pemasaran Jasa

Strategi pemasaran dalam bisnis jasa mungkin agak lebih menantang dari pada pemasaran produk. Dalam pemasaran jasa tidak menjual sesuatu yang nyata. Anda harus menjual sesuatu yang bersifat intangible. jasa adalah rencana keseluruhan suatu perusahaan jasa agar konsumen potensial dapat menikmati produk jasa yang diberikan. Strategi pemasaran yang diterapkan juga berbeda dengan pemasaran produk barang.

Strategi pemasaran jasa yang dapat dilakukan adalah:

  1. Membangun user experience (pengalaman pelanggan yang baik)
  2.  Membangun kepercayaan pada konsumen, poin penting pada pemasaran jasa adalah membuat konsumen percaya terhadap produk yang kita. Jika jasa yang dibeli tidak memenuhi harapan konsumen, tanpa adanya pengembalian atau diperbolehkan untuk menukarnya. Hal seperti ini dapat memberikan brand jelek pada usaha jasa kita.
  3. Meningkatkan customer service, mengingat jasa pertanian bersifat perishability atau tidak dapat disimpan.

Studi kasus

Contoh studi kasus yang saya ambil adalah  bauran produk pada tanaman hias potong diperusahaan liebe desa cihideung kecamatan parongpong kabupaten bandung barat. Bunga potong merupakan bunga yang dimanfaatkan sebagai bahan rangkaian bunga untuk berbagai keperluan dalam daur hidup manusia mulai dari kelahiran, perkawinan dan kematian. Perusahaan Liebe merupakan produsen yang memproduksi dan memasarkan tanaman hias potong. tanaman hias yang dihasilkannnya meliputi bunga mawar, bunga gerbera/hebras dan bunga krisan. Bauran produk yang ditereapkan di perusahaan Liebe yaitu meliputi nama dan variasi/keanekaragaman produk, merek perusahaan, kualitas produk, grading mawar dan kemasan produk diperusahaan Liebe. Perusahaan Liebe memiliki dua cara dalam melakukan pemasarannya yaitu perusahaan Liebe memiliki toko bunga sendiri dan dengan menawarkan jasa dekorasi. Permasalahan bauran produk yang dialami perusahaan Liebe yaitu belum memiliki merek dagang dan label, belum melakukan penggradingan terhadap bunga gerbera/hebras dan bunga krisan

Referensi:

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/produk-jasa-pengertian-karakteristik.html

https://www.jurnal.id/id/blog/cara-sukses-strategi-pemasaran-jasa/#:~:text=Sehingga%20dapat%20disimpulkan%20bahwa%20strategi,dapat%20menikmati%20produk%20yang%20diberikan..

Diem. Ade. 2013. PENGARUH BAURAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN Studi Kasus: PT. Rasa Prima Selaras Palembang. Program Studi Manajemen. Universitas Sriwijaya.

Hendri. Riva dan Besmi. 2016. Analisis Bauran Produk pada Tanaman Hias Potong di Perusahaan Liebe Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Agrimart. Vol. 3 (1): 1-10

M. Tohar. 2000. Membuka Usaha kecil. Kanisius. Yogyakarta

 

 

  Kelompok 2 Kelas D Membuat Sebuah Sari Rempah- Rempah bernama " Sari Mu" Nama   : Ardan Bagus Jiwantono Nim     : 180321100073...