GALI IDE USAHA MU
Punya ide usaha apa yaaa ??
A. Analisis
Pros-Cons
Pengusaha harus mengetahui berapa jumlah produk yang mampu dibuat
dalam satu periode produksi. Misalnya dalam menjalankan usaha keripik bayam, si
A mampu membuat 3 kilo gram kripik bayam dalam satu hari. Dari 3 kilo gram
keripik bayam tersebut, si A mampu mengemasnya menjadi 30 kemasan keripik bayam
siap jual.
Pengusaha juga harus mengetahui apakah ada pengusaha lain yang
menjual produk yang sejenis dengan yang dibuat. Jika ada, berapa banyak pengusaha
yang menjual produk tersebut. Usaha yang memiliki total aspek positif lebih
banyak dari total aspek negaitf yang dinilai paling layak untuk dijalankan.
Pros (Aspek
Positif) Cons (Aspek Negatif)
B.
Analisa SWOT
Setelah terpilih satu ide usaha dari analisa aspek positif – aspek
negatif (pros-cons), tahap selanjutnya adalah melakukan analisa SWOT yang dapat
membantu pengusaha dalam mencari, mengumpulkan, dan mencatat informasi yang
lebih detail dan rinci, sehingga pengusaha mampu untuk memaksimal apa yang
dimiliki dan mengatasi kelemahan dan ancaman yang akan muncul.
Setelah melakukan analisa SWOT, pengusaha dapat memikirkan cara
untuk memaksimalkan kekuatannya, mengatasi kelemahannya, memanfaatkan peluang
yang ada, dan bersiap menghadapi ancaman dan gangguan yang muncul. Dengan
analisa SWOT maka pengusaha dapat menilai dengan lebih dalam mengenai:
Kondisi
Internal Pengusaha (Dalam diri pengusaha)
- Strengths
(Kekuatan)
- Weaknesses
(Kelemahan)
- Opportunities
(Peluang)
- Threats
(Ancaman)
Kondisi Eksternal Pengusaha (Diluar diri pengusaha)
·
Menyukai
tantangan
·
Mudah bosan Belum
ada yang menjual di wilayah itu
·
Bahan baku
sulit dicari
C.
Analisa Pesaing
Saat ini bisa dipastikan banyak pengusaha yang menjual produk
sejenis. Contohnya adalah pisang goreng. Dalam satu wilayah pasti ada lebih
dari satu pengusaha yang menjual pisang goreng, bahkan bisa 5 orang pengusaha
menjual produk yang sama. Konsumen tidak mungkin akan membeli dari seluruh
penjual yang ada, konsumen hanya akan membeli dari satu penjual saja sehingga
masing - masing penjual itu bersaing untuk mendapatkan calon konsumen.
Penjual akan berusaha mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya,
berusaha agar produknya lah yang dipilih dan diminati oleh konsumen, dengan
begitu usahanya akan semakin laris dan maju. Kondisi seperti itulah yang
dinamakan persaingan. Pengusaha yang bisa memenangkan persaingan, usahanya akan
maju dan bertahan. Maka dari itu, sangat penting bagi seorang pengusaha untuk
mengetahui siapa pesaingnya agar dapat membuat sesuatu yang “berbeda” dan
mendapatkan tempat di hati konsumen.
Ig : ardan_jiwan03
Tidak ada komentar:
Posting Komentar